CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Pengunjung terlihat antusiaa saat menyaksikam beberapa penampilan seni dan kebudayaan dalam Car Free Night BP Batam, Sabtu (7/4/2018) malam. Dalam Car Free Night BP Batam dijadikan ajang pemanasan untuk kegiatan puncak Batam Menari, Minggu (8/4/2018) malam nanti.
Suara tepuk tangan masyarakat membahana, menyambut penampilan budaya seni Reog Ponorogo menjadi pembuka kegiatan tersebut.
Masyarakat yang penasaran dengan pertunjukan seni ini, tanpa dikomando secara serentak merangsek maju, mendekat.
Panitia dan personel keamanan pun dibuat kewalahan dan tidak bisa mencegah masyarakat untuk terus maju.
Hal serupa juga terlihat saat penampilan tari dari tim INLA Batam. Tim tari yang pernah tampil di Taiwan ini, membawakan tarian alam bertemakan rumput laut.
Lagi-lagi suara tepuk tangan masyarakat terdengar riuh, tatkala ratusan muda-mudi ini, termasuk instrukturnya bergerak, meliuk-meliuk mengikuti gerakan alam.
Begitupun dari sisi penari, mereka terlihat kompak membuat gerakan bersama. Keceriaan terlihat jelas dari wajah muda-mudi itu.
Tarian ini dimulai dari narasi. Menceritakan kemuliaan alam semesta yang disalurkan lewat gerak tarian yang indah.
Tak berhenti sampai di situ, usai pertunjukan tari, kegiatan lanjut dengan senam. Tim ini juga mengajak masyarakat yang hadir untuk ikut bersuka cita mengikuti gerakan senam yang simpel.
Selanjutnya, musik tarian Rampai Batam yang menjadi ikon Batam Menari, diputar di hadapan ribuan masyarakat Batam yang ikut Car Free Night. Masyarakat yang mengikuti Car Free Night diajak menari.
Panitia pun memberikan marchandise bagi masyarakat yang terlihat lincah dan hafal membawakan gerakan tarian ini.

