CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Salah satu guru di Bintan, mengaku terpaksa sering naik ojek ke sekolah tempat ia mengajar karena BUS transportasi yang disewa oleh Pemkab Bintan senilai Rp 184.800.000 kepada pihak penyedia.
Ia mengatakan, sejak Sabtu (28/10) kemarin BUS dengan BP 7033 BU yang disediakan khusus untuk para guru dari Tanjungpinang ke Bintan tak beroperasi selama hampir 10 hari. Penyebab BUS itu tidak beroprasi ia mengaku tak tahu.
“Saya tak tahu bang. Pokoknya tak jelas lah kenapa itu,” ujar tenaga pengajar yang minta namanya tak ditulis itu, Senin (6/11).
Ia menceritakan, kejadian macetnya BUS ini bukan hanya kali ini saja. Sebab, seringkali Bus ini ditunggu-tunggu ditempat penjemputan tapi tidak perna muncul.
“Kadang kita tunggu-tunggu tapi tak datang. Pokoknya tak jelas lah bang. Lebih bagus bus lama,” paparnya.
Meskipun demikian, ia mengatakan, agar kewajiban dia sebagai pendidik anak Bintan tidak terbengkalai dirinya sering menggunakan jasa ojek atau motor sendiri.
“Kalau tak datang ya kadang naik ojek. Tapi sering juga naik motor sendiri,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Tamsir saat dikonfirmasi mengaku sudah mengetahui ketidak operasinya bus itu. Namun pihaknya mengatakan tidak tahu persis penyebab macet bus itu.
“Iya, saya sudah dengar. Katanya rusak. Saya juga baru tahu hari ini. Sabar nanti saya cari tahu dulu dan kabari penyebanya. Tapi saya sudah instruksi jika memang rusak agar segera diperbaiki,” ujar Tamsir singkat. (Ndn).

