CENTRALBATAM.CO.ID, Bintan -Sebanyak lima ribu orang warga Bintan ikut serta dalam Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) ke VIII tingkat Propinsi Keperi di Kecamatan Bintan Timur (Bintim) Kijang, hari ini (27/4/2019).
Ke lima ribu peserta terbut berasal dari 10 kecamatan yang di Kabupaten Bintan dengan mengirim masing-masing peserta sebanyak 500 orang tiap kecamatanya.
Rencana awal pawai dimulai pada pukul 8.00 WIB terpaksa ditunda selama 30 menit akibat hujan deras. Begitu huja berhenti, panitia langsung memberi aba-aba untuk segera memulai pawai.
Pembukaan pawai di mulai dari alun-alun Tugu Tanjak menuju Air Mancur Tasik Gemilang. Dipanggung pembukaan terdapat beberapa Sekda dari berbagai Kapubaten yang ikut serta pada acara tersebut.

Begitu bendera dibuka tanda dimulainya pawai, hadir utusan dari Kabupaten Natuna dengan berbagai atraksi menarik. Kemudian diurutan terakhir peserta dari Kabupaten Bintan yang dipimpin oleh kecamatan Gununkijang sebagai salah satu ikon pariwisata Bintan.
Tiba depan Air Mancur Tasik Gemilang, pencak silat yang merupakan ilmu beladiri yang sangat popular di Bintan bahkan Indonesia mempertontonkan kebolehannya menari membentuk serangan dan pertahanan diri.
Bupati Bintan, Apri Sujadi bersama Gubernur Kepri, Nurdin Basirun langsung membubarkan diri usai pembukaan pawai.
Kemeriahan pembukaanSTQ ini bisa dinilai sangat istimewah. Pasalnya selain berbagai tarian yang dipersembahkan oleh peserta dari berbagai daerah di Propinsi Kepri, para pejabat Bintan juga ikut serta meramaikanya.
Tarian Mak Yong yang merupakan tarian kebanggaan Kepri tak ketinggalan dalam pertunjukan tersebut. Dan Bupati Bintan, Apri Sujadi serta para OPD tidak ingin ketinggalan menari Mak Yong yang sudah mendunia itu.
Bersama dengan Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam, ketua Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Deby Maryanti serta Sekda Bintan, Adi Prihantara juga tak mau ketinggalan untuk ikut memeriahkan Pawai Ta’aruf pembukaan STQ.
” Kita bangga dengan ciri khas daerah kita, kesenian Mak Yong salah satunya dimana Mak Yong yang kita miliki merupakan salah satu kesenian yang diakui di dunia,” ujar Apri Singkat usai ikut memeriahkan pawai.

Lebih lanjut Apri menjelaskan, alasan mengambil tema tersebut, Bupati Bintan H Apri Sujadi,S.Sos menuturkan bahwa di daerah yang ia pimpin itu, memang lagi digesa untuk fasilitas melahirkan tahfis – tahfis handal. Salah satu upayanya saat ini, membangun rumah tahfis di beberapa kecamatan yang ada di Bintan.
“Selain dengan program kita, tema kita hari ini juga ingin mengajak masyarakat untuk lebih giat lagi dalam membaca alquran,” tutur Apri yang ikut dalam rombongan pawai
Selain itu, dalam pawai ta’aruf Kabupaten Bintan juga menampilkan tarian khas Mak Yong sebagai kesenian yang dihandalkan. Dalam persembahannya, Bupati Bintan
“Kita bangga dengan ciri khas daerah kita, kesenian Mak Yong salah satunya dimana Mak Yong yang kita miliki merupakan salah satu kesenian yang diakui di dunia ” tutupnya. (Ndn)

