CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kepulauan Riau (BI Kepri) menyiapkan uang tunai sebanyak Rp 4 triliun, selama Ramadan hingga lebaran Idul Fitri 1438 Hijiriyah (H).
“Masyarakat bisa dapatkan uang tunai tersebut melalui perbankan, kas keliling dan kas titipan di Kota Tanjung Pinang, Kabupaten Tanjung Balai Karimun dan Kabuaten Natuna,” kata Gusti Raizal Eka Putra, Kepala BI Kepri.
Dia mengatakan kebutuhan uang tunai di Kepri diperkirakan mencapai Rp 2,06 miliar atau naik 47 persen dibandingkan Ramadan dan Idul Fitri tahun sebelumnya sebesar Rp 1,48 Triliun.
“Peningkatan penarikan uang tunai ini disebabkan Ramadhan dan Idul Fitri bertepatan dengan musim liburan sekolah dan pembayaran gaji ke-13 atau THR yang membuat masyarakat lebih konsumtif,” katanya.
Menurutnya, keterlambatan pengesahan APBD menyebabkan pemerintah berupaya menggesa realisasi APBD Provinsi, Kota, Kabupaten mulai triwulan II 2017. Hal ini juga menyebabkan kebutuhan uang tunai meningkat.
Selain itu, pembukaan pengurusan Izin Peralihan Hak (IPH) secara online oleh BP Batam bagi pengembang perumahan mempercepat proses jual beli rumah. Disamping itu, mulai terealisasinya beberapa proyek pemerintah pusat di wilayah Kepulauan Riau juga mempengaruhi permintaan uang tunai.
“Telah menjadi pola dari tahun ke tahun, bahwa menjelang Ramadan dan Lebaran, kebutuhan masyarakat akan uang tunai rupiah semakin meningkat. Tapi tahun ini peningkatannya cukup signifikan karena ada faktor pendukung lain,” ujarnya.

