CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Para investor yang berinvestasi di Kepri akan mengalami kemudahan. Sebab, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun sudah memastikan akan membantu dan mempermudah izin untuk setiap investasi yang masuk.
Hal ini dipertegas lagi dengan kebijakan Presiden RI Joko Widodo yang selalu mengingatkan daerah untuk mendukung masuknya investasi jangan gagal hanya karena izin yang bertele-tele.
“Untuk perizinan, tidak akan dipersulit dengan membawa berkas berkoper-koper. Banyak kemudahan tanpa melanggar peraturan,” kata Nurdin saat pemaparan Development Plan Container Port of Tanjung Sauh di Ruang Rapat Best Western Premier, Panbil, Kota Batam, Rabu (18/10/2017).
Pada kesempatan itu, tampak hadir Owner Panbil Grup Johanes Kenedy dan Mr Qin Bin, investor cari CCCTDC China. Kepada investor China, Nurdin menawarkan untuk melihat banyaknya peluang investasi di Kepri. Apalagi, Kepri menjadi penyokong utama Indonesia menjadi pusat maritim dunia. Pembangunan infrastruktur untuk itu semua terus digesa.
“Banyak peluang dan sangat menguntungjan berinvestasi di Kepri. Segala sektor bisa diinvestasikan,” kata Nurdin.
Tak hanya itu, Nurdin juga menjamin pasokan tenaga kerja yang berkualitas sudah tersedia di Kepri. Sumber daya pekerja malah bisa bersaing dengan pekerja asing.
Qin Bin terlihat antusias dengan dukungan Gubernur terhadap masuknya investasi. Kehadiran Gubernur, menurut Qin Bin pasti mendorong investor percaya untuk menanamkan investasinya di Kepri.
“Kehadiran saya di sini juga akan mempelajari lebih dalam lagi peluang investasi di Provinsi Kepri. Kami juga sudah berinvestasi di Karimun dan kami juga tertarik dengan peluang yang akan dikembangkan saat ini,” kata Qin Bin.
Johannes Kenedy menambahkan, saat ini ada tiga aktivitas yang menjadi impian Provinsi Kepri yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian yakni, Pelabuhan Kontainer di Tanjung Sauh – Batam, Pangkalan minyak di Pulau Asam dan
Pembangunan Kawasan Perkotaan Baru di Coastal Area.
“Saat ini ekonomi Asia sedang merosot, langkah yang diambil oleh Presiden RI adalah menjadikan Provinsi Kepri sebagai daerah pendongkrak pertumbuhan ekonomi. Kepercayaan yang sudah diberikan Pemerintah kepada Panbil akan terus dikembangkan untuk menggali potensi yang ada di Provinsi Kepri ini,” kata John.

