CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Dewasa ini kian banyak pihak-pihak yang berlaku tak tentu arah, mulai dengan terlalu mudahnya terpancing emosi, hingga sengaja menebar isu berbau Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA).
Hal-hal tersebut seakan menjadi polemik, dimana masyarakat mulai menentang keberadaan rasa saling menghormati yang dulu sangat dijunjung tinggi, hingga banyaknya aktor ‘provokatif’ yang sengaja melanggar keberadaan ketentuan hukum alias ‘Persekusi’.
Menanggapi hal itu, Wakapolresta Barelang, AKBP Mudji Supriyadi, mengancam akan menangkap dan memproses siapapun yang tidak mau mengikuti aturan.
Bahkan siapa saja yang membuat kegaduhan di tengah masyarakat siap diringkus dan dipenjarakan.
“Kita mau Batam yang tertib, bukan mau seenak hati buat kegaduhan,” kata Wakapolresta Barelang, AKBP Mudji, Rabu (7/6/2017) siang.
Dia juga mengatakan, jajarannya siap beroperasi dan memantau ketertiban di masyarakat. “Akan ada patroli rutin, jika ada yang buat ribut, dapat segera ditindak lanjuti,” imbuhnya.
Mendengar hal itu, Walikota Batam mengaku sangat mendukung. “Nah, itu yang seharusnya ditegaskan oleh kepolisian. Tujuannya agar masyarakat kita tetap taat hukum, jika semua taat aturan, kan semua masalah bisa dibahas dengan kepala dingin,” ungkap Rudi.
“Kami tetap mendukung setiap progres yang dilakukan kepolisian. Selama itu untuk keamanan masyarakat, kenapa tidak?,” tandasnya.

