CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Beberapa warga RT.04/RW.05 Tanjungkapur, Kelurahan Kawal, kecamatan Gunungkijang, mulai angkat bicara terkait penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang disalurkan oleh Pemkab Bintan melalui Dinas Sosial (Dinsos).
Mereka beranggapan bahwa penyaluran bantuan RTLH ini tidak tepat sasaran. Pasalnya, salah satu rumah penerima RTLH yang dibangun di wilayah mereka justru tidak dihuni oleh penerima bantuan.
Warga menilai, tidak ditempatinya rumah bantuan itu dikarenakan yang bersangkutan memiliki rumah di wilayah lain.
“Orang itu punya rumah diwilayah lain. Jadi harusnya kalau memang pemerintah jeli, kedua rumah warga yang diberitakan centralbatam itu yang berhak mendapatkan bantuan RTLH,” ujar salah satu warga yang minta namanya diinisial PT.
Selain tidak dihuni lanjut PT, sebelumnya tempat dibangunnya rumah bantuan itu masih tanah itu masih kosong.
“Lagian coba apa maksudnya, RTLH itu kan bantuan khusus rumah tidak layak. Tapi kog itu orang mendapat bantuan untuk membangun rumah diatas lahan kosong,” ujarnya kesal.
Berdasarkan video kiriman warga pada media ini yang ingin kejelasan alasan penerima bisa menerima bantuan RLTH, rumah itu saat ini dikelilingi oleh rumput karena tidak dirawat.
Sementara itu, Ketua RT setempat, Irwan saat dihubungi mengakui kalau penerima bantuan RTLH itu merupakan warga Kawal dan bukan warga Tanjungkapur. Bahkan Irwan juga mengakui kalau rumah itu dibangun diatas lahan kosong.
“Iya bang, sayang juga rumah itu sudah dibangun tapi tidak ditempati. Saat dibangun memang saya sempat protes, tapi penerima RTLH mengaku sudah mendapat restu dari Kelurahan Kawal,” jelasnya.
Meskipun demikian, Irwan mengakui kalau keluarga penerima merupakan keluarga kurang mampu yaitu pekerjaannya sebagai nelayan.
“Kalau kurang mampu sih iya mungkin. Karena mereka itu nelayan. Cuma itu dia memang, sayang bangat rumah itu sekarang dipenuhi rumput liar,” jelasnya.
Ditanya siapa nama penerima bantuan itu, Irwan mengaku tidak tahu. “Saya lupa bang, yang penting dia itu orang kawal. Dan RLTH itu dibangun pada tahun 2017 ini,” (Ndn).

