CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Selama pengerjaan Fly Over Laluan Madani dan peninggian badan jalan di Simpang Jam, Pemerintah Kota (Pemko) Batam, melalui Dinas Perhubungan, Pekerjaan Umum dan Satlantas Polresta Barelang terpaksa menutup jalur tersebut.
Penutupan dilakukan guna mempercepat pengerjaan dan menghindarkan pengendara dari risiko yang bisa saja mengancam.
Dengan penutupan yang dilakukan, jalur alternatif yang disediakan menjadi andalan setiap pengendara yang hendak bepergian. Bukannya maksimal, jalur alternatif yang disediakan malah tak mampu mengurai volume kendaraan yang berlalulalang.
Seperti yang terjadi pagi tadi, Jumat (19/5/2017). Jalur alternatif yang ada tepat didepan RS Awal Bros malah macet total hingga membuat antrean kendaraan mengular.
Jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) dari Mapolresta Barelang pun seakan kewalahan mengurai kemacetan yang terjadi. “Maju Pak.. Maju, jangan setop ditengah,” sorak petugas yang mengurai kemacetan itu.
Adapun jalur alternatif yang mengalami kemacetan ialah jalur dari arah Sekupang, menuju Batam Kota yang dialihkan sementara ke jalur RS Awal Bros.
Puluhan, bahkan ratusan pengendara yang mengatre ria di jalan itu sesekali menyentakkan bunyi klakson, berharap kemacetan itu dapat segera lancar kembali.
“Iya, semenjak (Simpang Jam) ditutup, jalan disini jadi macet parah. Apalagi kalau pagi,” ungkap Andi, seorang pengendara yang biasa melintasi jalan yang ditutup tersebut.
Hingga sekitar pukul 09.00 WIB, kemacetan masih terus mengular. Namun petugas yang berjibaku di lokasi terus berupaya mengurai kemacetan itu.
Tak hanya itu, tumpukan tanah juga dionggokkan di badan jalan yang menghubungkan beberapa kecamatan, seperti Sekupang, Batuampar, Batam Kota dan Batuaji.
Tak hanya dibongkar dan dionggoki tanah timbun, tampak cetakan tepi jalan dan kucuran semen juga telah dituangkan diatasnya. Ya, akses jalan yang tepat berada di depan RS Awal Bros itu disebutkan hendak ditinggikan dari keadaan sebelumnya.

