CENTRALBATAM.CO.ID, PEKANBARU – Setelah kabur beberapa saat dari Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, tiba-tiba seorang tahanan datang secara kooperatif dan akhirnya menyerahkan diri.
Ya, Fredi Sihombing namanya. Tahanan ini mendatangi Mapolresta Pekanbaru, untuk menyerahkan diri siang tadi.
Rupanya, dia kabur bukan untuk menghilang selamanya. Diketahui, Fredi kabur hanya untuk mendatang sebuah lokasi di wilayah Sumatera Utara (Sumut).
Bukan bersembunyi di rumah keluarga, maupun sanak saudaranya. Fredi ternyata kabur hanya untuk berziarah ke makam ibunda tercinta.
“Ferdi menyerahkan diri. Dia diantarkan pihak keluarganya,” kata Perwira Urusan (Paur) Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Dodi Vivino saat dikonfirmasi, Rabu (17/5/2017).
Kepada polisi, Ferdi mengaku kabur dari rutan bersama kawan-kawannya. Dia menumpangi taksi menuju ke kawasan Arengka, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, tempat usaha orang tuanya.
“Setiba di sana, Ferdi meminta uang ke para pekerja di tempat usaha bapaknya,” kata Dodi.
Dengan bermodalkan uang tersebut, Ferdi langsung menuju ke jalan lintas Sumatera tujuan Riau ke Sumatera Utara. Tak lama, ia langsung menumpangi sebuah bus yang mengarah ke Medan.
Sesampainya di Medan, Ferdi melanjutkan perjalanan menuju Tarutung, Tapanuli Utara yang merupakan kampung halaman kedua orang tuanya. Ferdi menyempatkan diri berziarah ke makam ibunya.
“Belakangan, Ferdi menelepon keluarganya di Pekanbaru menyatakan bahwa dia masih di kampung. Pihak keluarganya menyarankan untuk kembali dan menyerahkan diri saja,” kata Dodi.
Ferdi merupakan napi kasus narkoba. Dia divonis 5 tahun 2 bulan dan baru menjalani masa hukuman 1 tahun 2 bulan. Kini, ia telah kembali untuk meneruskan hukuman yang sempat ia jalani. Meski berat, napi yang sengaja kabur hanya untuk berziarah itu tetap tegar dan menyerahkan diri kepada polisi.

