CENTRALBATAM.CO.ID, ANAMBAS – Stok cabai dan tomat serta kebutuhan sehari-hari mulai kosong. Hal ini disebabkan cuaca ekstrim yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kosngnya stok cabai membuat pedagang rumah makan dan ibu rumah tanggga mengeluh. Apalagi tiga hari belakangan ini, tidak bisa mendapatkan cabai yang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari.
Dari pantuan di pasar inpres dan pasar ikan Tarempa, stok cabai, tomat dan kebutuhan sehari-hari kosong. Tidak adanya stok kebutuhan sehari-hari ini membuat pedagang dan warga menjerit.
“Dari kemarin cabai kosong terus, jadi pusing saya. Ditambah lagi tomat tidak ada. Gimana mau masak sambal. Mau tidak mau kita terpaksa pakai cabai rawait,” kata Erna salah satu warga.
Ina salah satu pedagang membenarkan kekosongan cabai yang sudah terjadi beberapa hari ini.
“Sudah sejak kemarin tidak ada cabai. Ini stok cabai rawit pun hampir kosong. Kosongnya kebutuhan sehari-hari disebankan tidak ada kapal yang masuk. Tidak tahu kapan kapal masuk,” kata Inia pedagang di Pasar Inpres.
Selain cabai kosong, stok tomat pun tidak ada lagi. Untuk harga cabai rawit para pedagang menjual Rp 15 ribu per ons nya.
Mau tak mau para pembeli tetap membeli cabai rawit, namun ada juga yang beralih ke cabai keriting yang sudah diolah menjadi cabai giling.(ndn)

