CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Akibat banjir yang merendam SMPN 28 Batam yang terjadi pada Kamis (17/8/2017) lalu, membuat sejumlah alat elektronik sekolah rusak. Begitu juga dengan ijazah untuk siswa yang sudah taman juga rusak.
Sekolah yang terletak di perumahan Taman Raya tahap III Batam Center itu sudah mengajukan perbaikan dan langsung di ganti Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, pada Kamis (16/11/2017).
“Akibat banjir yang terjadi pada 17 Agustus 2017 lalu itu menimbulakan kerugian. Seperti ijaza dan buku-buku siswa rusak. Kemudian alat elektronik juga rusak seperti infokus. Begitu juga dengan 40 ijazah juga rusak dan tidak bisa dipakai,” kata Boedi Kristijorini, Kepala SMPN 28 Batam.
Dia mengatakan untuk 40 ijazah siswa yang tamat pada tahun 2017, yang rusak akibat banjir itu sudah di ganti Provinsi Kepri. Sementara untuk beberapa komputer dan infokus yang rusak sudah diganti menggunakan anggaran dari dana bosa serta bantuan lainnya.
“Akibat banjir banyak kerugian yang dialami sekolah dan kerugian itu lebih dari Rp 200 juta,” katanya.

