CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN-Sedikitnya 61 peserta mengikuti Diklat Prajabatan CPNSI golongan II dan III fromasi khusus kesehatan dan guru garis depan. Diklat tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam dan berlangsung selama tujuh hari dari 18 sampai 15 Januari 2018 yang digelar Kabupaten Bintan di Hotel Hermes Agro Resort, Jum’at (19/1/2018).
Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara, Kepala Pusat Pengembangan Program dan Pembinaan Diklat Lembaga Administrasi Negara Reni Suzana.
Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam menyampaikan, dengan diklat tersebut, hendaknya dapat menjadi bekal bagi aparatur guna meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
“Saya berharap saudara semua mengikuti Diklat ini dengan serius, karena ini amat penting untuk saudara dan pengabdian ke depan. Tiga hal, kompetensi, kemampuan dan prilaku yang baik harus dimiliki oleh siapapun yang ingin jadi ASN,” katanya.
Dalmasri mengatakan diklat bukan sekedar untuk memenuhi persyaratan administrasi atau formalitas belaka, namun diharapkan membawa dampak yang riil bagi peningkatan kinerja para aparatur pemerintah melalui penambahan wawasan, pengetahuan dan pembentukan sikap mental sesuai dengan tujuan dari pendidikan dan pelatihan.
“Tahun 2017 lalu, Pemkab Bintan sudah memberhentikan 10 ASN dengan berbagai faktor. Saya harapkan semua peserta, ikuti diklat dengan sebaik-baiknya, tanamkan jiwa patriotisme, berbaur dan harus mampu berkomunikasi dengan masyarakat,” katanya.
Ditempat yang sama Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Bintan Dra Irma Annisa mengatakan, Diklat penting dilaksanakan sebagai bagian dari pembekalan sebelum diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, keahlian dan sikap.
“ASN harus mampu memainkan peran, memiliki mental serta mempunyai kompetensi yang diaktualisasikan melalui sikap dan prilakunya yang penuh kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral, bermental baik, profesional, sadar akan tangungjawab sebagai pelayan publik serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.

