CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Meskipun memiliki wajah cantik bak artis, serta tubuh kurus tinggi langsing dengan kulit putih halus bersih, namun kedua dara, Ayu dan Manis (Nama samaran) tak seberuntung wajah yang dimiliki.
Pasalnya karena kurang pendidikan dan minimnya pekerjaan di daerah asalnya, Jakarta membuat keduanya terpaksa terjun menjadi seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) di tempat lokalisasi batu 24 kecamatan Toapaya Bintan.
Untungnya, perangkat RT dan RW ditempat mereka meraup lembaran Rupiah memanfaatkan keunggulan mereka miliki untuk diikut sertakan dalam lomba fashion di hari Kartini yang diadakan di Kelurahan Toapaya Asri, Jum’at (21/4). Dengan harapan, keduanya menyadari bahwa disisi profesi yang mereka pilih terdapat sebuah keunggulan.
Saat keduanya naik panggung, beberapa pria lanjang bahkan tak percaya kedua dara manis itu merupakan PSK.
“Oh, sayang banget tuh cewek. Cantik! Bikin naksir guw,” ujar salah satu penonton pria saat keduanya naik diatas panggung.
Peserta lomba yang ikut serta dalam fashion show itu sebanyak 16 orang dari masing-masing RT se-Kelurahan Toapaya Asri. Namun yang memikat hati ribuan penonton hanya mereka berdua.
Manis saat ditanyai pendapatnya usai mengikuti acara itu mengatakan dirinya berani untuk tampil karena ingin menjadikan hari Kartini sebagai hari perjuangan seorang perempuan.
“Ya ikut meriahkan aja, karena Hari Kartini ini harus dijadikan momen bagi kita perempuan Indonesia untuk terus berjuang membentuk karakter bagi anak-anak serta lingkungan kita,” ujar Manis senyum.
Sementara, menurut Ketua penggagas acara peringatan Hari Kartini yang juga Ketua TP PKK Kelurahan Toapaya Asri Herlin Primadona, selain acara fashion show yang diikuti perempuan dari masing-masing Rt se-Kelurahan Toapaya Asri, pihaknya juga menggelar lomba baca puisi yang diikuti belasan bocah usia dini se-kelurahan.
“Kita sengaja menggelar acara fashion show kebaya serta lomba baca puisi untuk anak-anak usia dini. Tujuannya ya sesuai dengan momen Hari Kartini sekarang ini, supaya tauladan pahlawan perempuan bisa menular ke kita semua sebagai generasi penerus bangsa ini,” paparnya.
Dipenghujung acara fashion itu, diakhiri dengan pembagian doorprize bagi seluruh hadiri yang hadir dalam peringatan Hari Kartini tingkat Kelurahan Toapaya Asri. Diharapkan, tauladan pahlawan bangsa Raden Ajeng Kartini bisa menular ke generasi bangsa saat ini khususnya mereka para perempuan masa kini yang banyak berperan dalam membentuk karakter generasi muda bangsa Indonesia. (Ndn).

