BERBAGI
Petugas memperbaiki kabel listrik | Foto : Ned

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Ratusan massa dari berbagai lapisan masyarakat, baru saja selesai melancarkan aksi demonstrasi yang meminta segera dicabutnya surat keputusan (SK) tentang kenaikan tarif dasar listrik (TDL) untuk Batam, Senin (17/4/2017) siang.

Bukannya mendapat hasil terbaik, beberapa wilayah di Batam malah terdampak pemadaman listrik. Akibatnya, masyarakat kembali mengeluh.

Tak tanggung-tanggung, beberapa pengguna daya listrik mengakui pemadaman itu telah berlangsung lebih dari 3 jam. Ada apa sebenarnya?

Saat dikonfirmasi, Coorporate Communication Bright PLN Batam, Benny, melalui Yoga Perdana menegaskan bahwa pemadaman terjadi karena adanya gangguan di sistem kelistrikan.

“Ada gangguan, kemungkinan di SUTR (Saluran Udara Tegangan Rendah). Dan ini sifat padamnya lokal,” kata Yoga, Senin sore.

Dikatakannya, gangguan pada sistem SUTR itu berdampak terhadap padamnya listrik. Luas wilayah pemadamanpun diakuinya sesuai dengan banyaknya SUTR yang mengalami gangguan.

“Jadi begini, padamnya listrik tergantung SUTR yang mengalami gangguan. Jika hanya satu SUTR yang terganggu, maka pemadaman hanya terjadi di wilayah itu saja. Dan durasinya menyesuaikan, jika selesai diperbaiki, baru akan pulih kembali (jaringan listrik),” ucapnya.

Saat ini, lanjutnya, Quick Respon (QR) Bright PLN Batam tengah berupaya melakukan perbaikan.

“Lagi ditangani. Jadi, kami berharap masyarakat tetap tenang. Kita berupaya melakukan yang terbaik saat ini,” tegasnya.

Diketahui, untuk beberapa wilayah yang mengalami pemadaman yakni beberapa wilayah di Bengkong dan Batuaji.

“Listrik sudah 3 jam padam, kami kepanasan di dalam rumah,” ungkap Sari, salah seorang warga Bengkong.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY