CENTRLBATAM.CO.ID, NATUNA – warga Natuna mengeluhkan sejumlah fasiltas Masjid Agung Natuna yang dinilai tidak lagi normal. Kondisi ini membuat nilai keindahan masjid yang megah itu berkurang.
Adapun fasilitas-fasilitas yang dinilai perlu dibenahi meliputi sound system, WC, lampu interior, plafon dan atap bocor.
Ilham, seorang jamaah masjid menyebutkan, sura sound system yang ada di Masjid Agung Natuna tidak lagi normal, sehingga suara yang dipancarkan tidak jelas terdengar.
“Abang dengar gak suara orang ceramah ni, saya gak jelas mendengarnya. Suaranya menggema, capek nguping dari tadi,” celetuk Ilham kepada seorang jamaah yang duduk di sebelah kanannya, saat menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1443 H pada Senin (28/2/2022) malam.
Bukan hanya sound system yang tidak jelas terdengar yang dibicarakan tapi mereka juga menyebut fasilitas lainnya yang juga rusak.
“Aok (ya), WC nya pun banyak rusak, plafon juga, lampu dan atap banyak bocor,” timpal Dika jamaah lainnya.
Dika menyayangkan kondisi itu karena menururnya keadaan di dalam Masjid Agung Natuna terkesan paradoks dengan kemegahan arsitektur Masjid.
Bahkan menurut mereka bukan hanya gedung masjid yang megah, tapi juga lingkungan sekitarnya yang berupa gunung, bukit dan laut menambah lagi kesan keindahan dan kemegahan majid itu.
“Sayang sekali di dalamnya udah rusak macam ini,” imbuh Dika.
Dengan demikian ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Natuna selaku pihak yang bertanggungjawab di kawasan itu agar segera melakukan pembenahan agar kemegahan masjid tidak terganggu.
Dan yang paling utama kenyamanan jamaah ibadah solat maupun pengajian juga harus menjadi perhatian pemerintah agar dapat keberkahan dari Allah SWT.
“Menurut kami ini bersifat mendesak untuk dibenahi karena masjid ini bersifat multifungsi. Di samping untuk ibadah, keberadaanya jadi ikon Natuna,” tegas Dika.
Bupati Natuna, Wan Siswandi mengaku sangat menyadari kondisi yang terjadi di Masjid Agung Natuna itu dan sangat menyadari keinginan masyarakat di atas.
Ia pun berjanji akan segera melakukan pembenahan untuk kenyamanan jamaah dan menghindari terjadinya kerusakan yang lebih besar.
“Tapi mungkin pembenahan akan kami lakukan secara gradual (bertahap), kita sesuaikan dengan anggaran daerah. Mungkin kita akan mengutamakan pembenahan bagian atap dulu baru yang lain. Mudah-mudahan tahun ini bisa dimulai, mohon dukungan dari semua jamaah,” ujar Siswandi.(put)
