Resort Ini Heboh, Ternyata Ada Pengungsi Yang Mengakhiri Hidup Dengan Cara Sadis

Resort Ini Heboh, Ternyata Ada Pengungsi Yang Mengakhiri Hidup Dengan Cara Sadis

0
BERBAGI
Tempat Salah Satu Pengungsi Mengakhiri Hidup

CENRALBATAM.CO.ID, Bintan – Hotel Bhadra mendadak menjadi perhatian publik khususnya bagi masyarakat sekitar wilayah Gunung Kijang. Hal ini dikarenakan adanya kasus bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pengungsi Afganistan yang bernama Sahil Muhammad pada Minggu 21/3 malam.

Kasatreskrim Polres Bintan, AKP Dwi Hatmoko menerangkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di lapangan Bola Basket Bhadra Resort sekitar pulkul 21.20 WiB. Dimana posisi korban saat ditemukan tergantung di tiang basket.

“Saat tim berada dilokasi, korban dalam keadaan sudah tergantung dengan sebuah tali di leher yang di ikat di tiang basket. Sebuah kursi juga tampak dilokasi di bawah tiang basket,” terang Dwi.

Dwi juga menuturkan, bahwa dalam kejadian gantung diri itu ada tiga saksi yang di periksa. Salah satunya adalah teman satu kamar korban yang bernama Hadi.

Baca Juga:  Safari Ramadhan di Pulau Pecong dan Pulau Kasu, Rudi Targetkan Dana PSPK Jadi Rp 2,5 M

Hadi menuturkan bahwa sebelum korban ditemukan gantung diri, dirinya sempat menerima telepon dari korban pada Pukul 19.07 Wib lalu kemudian pergi menghilang tidak diketahui tujuannya.

“Korban saat itu ditemukan temannya yang bernama Muhamed, kemudian korban langsung dilarikan ke RSUD RAT Tanjungpinang untuk di otopsi,” lanjut Dwi.

Dari hasil pemeriksaan luar dokter Forensik RSUD Raja Ahmad Tabib terdapat luka lecet tekan pada leher yang melingkar dri bawah keatas kanan kiri dan kebelakang leher akibat kekerasan tumpul. Korban meninggal dunia karena lemas dan ada bintik kemerahan pada kelopak mata, bibir kebiruan, jaringan dibawah kuku tangan dan kaki kebiruan dan keluar cairan dari alat kelamin.

Baca Juga:  74.198 Pekerja Migran Kembali ke Indonesia Melalui Kepri, Gubernur Akan Bahas Bersama Menko Marves

“Korban diperkirakan meninggal dunia antara 2-8 jam dari sebelum saat pemeriksaan,” ujarnya lagi.

Dwi juga mengungkapkan bahwa pihak kepolisian sudah menyurati kedutaan Besar Afganistan terkait kematian Sahil Muhammadi oleh Rudenim Pusat Tanjungpinang yang selanjutnya akan dikeluarkan surat kematian oleh Kepolisian.
“Jenazah akan dikebumikan diwilayah Kecamatan Toapaya,” tutupnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan