BERBAGI
Anggota Polsek Batam Kota mengamankan sejumlah sepeda motor dadi aksi balap liar

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Kepolisian Sektor (Polsek) Batam Kota tidak akan menolerir aktivitas balap liar dan aksi pengendara yang mengendarai motor secara ugal-ugalan.

Aksi balap liar serta bergerombol di wilayah hukum Polsek Batam, sangat mengganggu kenyamanan, kemanan para pengguna jalan lainnya, dan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan berlalulintas. Q

Sabtu (20/3/2021) malam, Kapolsek Batam Kota, AKP Restia Octane Guchy didampingi Kanit Reskrim, Ipda Yustinus Halawa, memimpin razia cipta kondisi bersama anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang di sejumlah titik di wilayah hukumnya. Sasarannya, aksi balap liar, tongkrongan, dan hal-hal yang mencurigakan.

“Malam ini kita fokus pada aksi balap liar. Sesuai perintah Kapolresta Barelang, Kombes Yos Guntur, semua aktivitas balap liar kita bubarkan dan kita amankan,” ujar AKP Guchy pada pewarta, Minggu (21/3/2021).

Baca Juga:  Permudah Pelayanan Paspor, Bupati Blora Jalin Kerjasama dengan Imigrasi Pati

Di ruas jalan di depan Dataran Engku Hamidah, polisi mengamankan belasan pebalap liar dan motornya saat sedang beraksi. Motor dan pebalap kemudian digelandang ke Mapolsek Batam Kota.

“Bagi pebalap kita data dan kita berikan arahan serta pembinaan agar tidak mengulangi aksi balap liar lagi. Untuk kendaraanya, kita amankan sampai dokumen kendaraan ditunjukkan dan kelengkapan standar motor dilengkapi,” ujarnya.

Dari Dataran Engku Hamidah polisi kemudian bergerak menyisir ruas jalan di depan Cihara Matreiya, ruas jalan di depan Alun-alun Engku Putri dan sejumlah ruas jalan lainnya.

AKP Guchy juga menegaskan, akan gencar dan rutin melakukan razia cipta kondisi untuk mencegah segala bentuk gangguan kambtibmas di wilayah hukumnya.

Baca Juga:  Miliki Ganja 0,63 gram, Polisi Ringkus Oknum ASN Imigrasi Tanjungpinang

“Kami juga berharap partisipasi warga untuk menginformasikan hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Untuk aksi balap liar, AKP Guchy juga sangat berharap peranan orang tua untuk ikut berperan mencegah aksi ini dengan mengawasi dan melarang anaknya untuk tidak ikut aksi balap liar.

“Karena kebanyakan pebalap liar ini berusia remaja dan masih sekolah. Jadi, kita harap peran orang tua untuk mencegah. Karena kalau terjadi kecelakaan yang susah orang tua,” ujarnya. (dkh)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan