BERBAGI
Jefridin

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Batam dan Badan Anggaran  (Banggar)  DPRD Batam masih berlanjut dalam membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017.

Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin mengatakan, prioritas anggaran tentu yang masuk dalam  Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2017 sesuai dengan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan Reses DPRD.

Namun, semua kebutuhan itu tidak bisa diakomodir seluruhnya karena keterbatasan anggaran. Proyeksi APBD 2017 sebesar Rp 2,5 triliun sementara kebutuhan lebih dari Rp 6 triliun.

“Keterbatasan anggaran. Kalau semua mau ditampung kita butuh Rp 6 triliun sampai Rp 7 triliun,” kata Jefridin.

Finalisasi KUA PPAS berjalan alot karena ada tarik menarik program prioritas. Namun dipastikan kegiatan tidak boleh di luar RKPD dan Musrenbang.

“Kalau selesai rapat-rapat (finalisasi) ini, langsung selesai (paripurna),” ujarnya

Anggota Banggar DPRD, Aman mengatakan, finalisasi tersebut merupakan agenda akhir kesepakatan antara TAPD dan Banggar sebelum menuju ke Rancangan APBD tahun 2017. Program prioritas yang akan dimasukkan harus berpatokan kepada RKPD 2017, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 dan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Kota Batam.

“Seperti anggaran pendidikan 20 persen. Apakah sudah benar segitu anggarannya. Seperti itulah yang kita teliti lagi,” jelasnya. (ctb/mcb)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY