BERBAGI
Menpan-RB Asman Abnur menyaksikan Gubernur Kepri Nrurdin Basirun saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemprov Kepri, Pemko Batam, BP Batam sebagai langkah awal untuk memulai sebuah terobosan baru yang dinamakan Mal Pelayanan Publik, di Mapolda Kepri, Rabu (30/8/2017)

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) meluncurkan inovasi pelayanan publik, Rabu (30/8/2017).

Kapolda Kepri, Irjen Pol Sam Budigusdian mengatakan inovasi ini dibuat dalam rangka memenuhi harapan publik terhadap pelayanan publik yang mudah, murah, terjangkau, dan terukur.

“Sejak 2004 reformasi birokrasi menegaskan pentingnya prinsip clean and good governance. Dan Polri dituntut transparan serta akuntabel. Kami menyadari sepenuhnya bahwa baik buruknya pelayanan polisi di Kepri berada di tangan Polda. Maka kami hadirkan inovasi ini,” ujarnya.

Inovasi yang dihadirkan antara lain Software Aplikasi Monitoring dan Pelaporan (Sampel). Kemudian SDM Smart yang terbaik se-Indonesia, serta layanan surat perintah dimulainya penyidikan dalam jaringan (SPDP online).

“Keempat, Sistem Android Mobile Lantas atau SAM Lantas Kepri. Sistemnya berbeda dari daerah lain, begitu bayar langsung proses. Berikutnya ada SAM PRO BPKB untuk pengurusan BPKB,” kata dia.

Layanan lainnya yaitu BAPAK SAM, bayar pajak melalui sistem android mobile. Kemudian Samber, Samsat Bergerak yang bekerjasama dengan Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kepri.

“Polda Kepri juga siap masuk ke sistem Mal Pelayanan Publik. Pertama adalah pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Kedua, sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) untuk laporan polisi model C. Jadi laporan kehilangan apa saja bisa di mal ini, kecuali surat tanah karena harus ada keterangan dari pertanahan,” sebutnya.

Sam mengatakan Polda Kepri juga akan membangun Pojok Baca di beberapa lokasi. Seperti di Kantor Samsat, Mal Pelayanan Publik, dan sebagainya. Hal ini sesuai perintah Kepala Kepolisian Republik Indonesia.

“Kita juga punya SAM Antar Pulau, untuk melayani proses pelayanan perpanjangan STNK tahunan,” kata Sam.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran assessment centre Polda Kepri. Assessment Centre ini hadir guna memenuhi kebutuhan sumber daya manusia berkualitas. Karena inovasi tidak bisa dijalankan tanpa sumber daya manusia yang memadai.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur mengatakan inovasi ini sesuai dengan keinginan Presiden RI Joko Widodo. Sebagai aparat pemerintah dalam bekerja harus ada ukurannya. Setiap unit organisasi haru memiliki target yang jelas.

“Saat Polda Kepri diusulkan jadi tipe A, saya sampaikan ke Pak Kapolda. Pak Sam, sanggup tidak dalam waktu enam bulan Polda Kepri jadi contoh bagi Polda lain. Kalau tidak, kita tinjau ulang kenaikan status Polda-nya ini. Alhamdulillah hari ini bisa dibuktikan,” kata Asman.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY