BERBAGI
Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono saat memimpin ekspos pelaku penjarahan hutan lindung, Selasa (10/3/2020)

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN – Lima orang penjarahan kayu (ilegal loging) hutan lindung dibekuk jajaran Satreskrim Polres Bintan dan Polsek Bintan Utara (Bibit), Kamis (5/3/2020) lalu.

Kelima orang pelaku itu ditangkap di Jalan Flamboyan Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong.

Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono mengatakan lima orang pelaku yang dibekuk antara lain 4 orang bertugas sebagai penebang pohon masing-masing berinisial Fr, Ju, Jo dan An.

Kemudian satu orang lagi adalah He yang bertugas bertugas sebagai supir lori pengangkut kayu hasil penjarahan.

“Atas kerjasama antara Satreskrim Polres Bintan dan Polsek Bibit, kita berhasil bekuk pelaku penjarahan hutan lindung,” ujar Bambang, Selasa (10/3/2020).

Menurutnya, empat orang penebang pohon yang dibekuk kesemuanya berasal dari Dusun Ngesong, Desa Jegeran, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Sedangkan supir lorinya berasal dari daerah sini tepatnya di Jalan Pancamarga, Desa Sebong Pereh.

Selain pelaku, polisi juga berhasil memgankan beberapa barang bukti. Diantaranya 1unit lori, 50 batang kayu bulat berbagai jenis, 4 bilah parang dan 1 unit mesin pemotong kayu atau pohon (sinso).

“Kelima pelaku kita jerat dengan Pasal 82 ayat (1) Huruf C dan Pasal 83 ayat (1) Huruf A atau D Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 Jo pasal 55 KUHP dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara,” katanya.(ndn)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY