BERBAGI
Aktifitas penerbangan di Bandara | Foto : Nay

CENTRALBATAM.CO.ID, MEDAN – Pasangan suami istri, RS dan NS dikeluarkan dari pesawat Citilink karena mendorong pramugari di Bandara Kualanamu, Medan.

Pengusiran penumpang pesawat itu merupakan kali pertama yang terjadi di Bandara tersebut.

“Berdasarkan catatan kita, insiden (seperti) ini baru sekali terjadi di Bandara Kualanamu,” kata Junior Manager Branch Communication Bandara Kualanamu, Abdi Negoro, Selasa (5/9/2017).

Abdi menyayangkan insiden tersebut terjadi. Bila calon penumpang mentaati peraturan di Bandara, pastinya hal demikian tak akan terjadi.

“Biasanya penumpang diberitahu dan nurut. Kemaren itu, dia protes. Kalau penampilannya, dia orang berpendidikan. Kita anggap sudah tahu aturan, bukan orang yang baru pertama naik pesawat,” ujarnya.

Abdi berharap, insiden seperti itu tidak terjadi lagi. Kepada masyarakat, dia meminta penumpang di bandara mentaati peraturan yang ada tentang pembatasan barang yang dibawa ke kabin.

“Mudah-mudahan kita bisa saling kerja sama, baik pengelola Bandara, mitra kerja, penumpang dan pengunjung Bandara. Petugas, kru saja diperiksa. Ini untuk kenyamanan bersama,” urainya.

Seperti diberitakan, insiden tersebut terjadi pada Senin (4/9/2017) pukul 09.05 WIB di armada penerbangan Citilink QG 837 tujuan Jakarta yang sedang boarding.

RS dan NS membawa 8 barang ke kabin dan menyalahi aturan. Saat diberi tahu, mereka malah marah dan mendorong pramugari. Pramugari lantas melapor ke pilot dan penumpang ini dikeluarkan dari pesawat oleh petugas keamanan bandara.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY