BERBAGI
Edward kuasa hukum Azman Taufik

CENTRALBATAM.CO.ID. Tanjungpinang.-Sebelumnya pada sidang tertanggal 19 Maret 2021 silam pembacaan vonis Azman Taufik divonis 6 Tahun penjara dari tuntutan jaksa yakni 13 Tahun 6 Bulan Penjara dan didenda Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) subsider 5 bulan penjara dalam kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit di Kabupaten Bintan.

Namun ketika mengetahui putusan tertulis disebutkan Kliennya divonis 9 Tahun penjara, Edward kuasa hukum Azman Taufik angkat bicara.

Edward Arfa menjelaskan kepada beberapa awak media di W&W Jalan Ahmad Yani. Dalam Pasal 195 KUHP jelas disebutkan bahwa semua putusan hanya sah dan mempunyai kekuatan hukum apabila diucapkan di sidang terbuka untuk umum. Rabu 24/03/2021.

“Yang menjadi pertanyaan besar kita kenapa putusan yang dibacakan berbeda dengan putusan tertulis yang disampaikan?”. Ungkapnya

Baca Juga:  Gubernur Ansar Referensi Bagi Lulusan SMK di Karimun ke Perusahaan yang Dipilih

Lanjutnya lagi. “Kita tunggu sampai besok salinan tersebut dan terkait vonis yang berbeda akan kita laporkan dan banding ke Kejaksaan Agung”.

Ketika ditanyakan salah satu awak media terkait Hakim yang membacakan putusan sidang tersebut tidak lagi dinas di Tanjunngpinang, Edward mengatakan tetap dilayangkan surat ke Kejaksaan Agung.

“Meskipun hakim yang membacakan putusan tidak lagi berdinas disini, proses tetap berjalan kita layangkan banding dan akan surati Kejaksaan Agung.” Tutupnya

Hingga saat ini Edward Arfa sudah meminta salinan putusan Majelis Hakim namun alasan pihak pengadilan masih dalam proses dan dijilid. (Leo)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY