BERBAGI
seorang guru sedang mengajar di sekolah

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam memperpanjang libur sekolah atau belajar di rumah hingga 13 April 2020.

Proses belajar mengajar pun berubah menggunakan online. Namun tidak semua seluruh orang tua memiliki jaringan internet atau kuota rutin dan fasilitas teknologi siswa tak memadai.

Menanggapi hal ini Kepala Dinsdik Kota Batam Hendri Arulan meminta setiap kepala sekolah harus berinovasi terhadap persolah yang dihadapi orang tua dan siswa.

“Mungkin bisa saja melalui penugasan guru kunjungi ke rumah siswa. Itu semua masing-masing sekolah punya wewenang,” kata Hendri.

Menurutnya, jika orang tua kesulitan untuk akses internet atau tidak mengerti sama sekali menggunangan online, kepala sekolah bisa menugaskan guru untuk mengunjungi rumah siswa, untuk melakukan inovasi proses belajar mengajar selama tidak ada kegiatan di sekolah.

Diakuinya, setiap kegiatan sekolah, seperti Ujian Sekolah, Ulangan, Quis dan lain sebagainya diserahkan kepada pihak sekolah masing-masing. Misalnya dengan diberikan tugas kepada siswa, portofolio, dalam jaringan (daring) online dan lain sebagainya.

Sementara itu, Hendri Arulan menyebutkan untuk guru, tenaga pendidikan dan Tata Usaha (TU) bekerja di rumah. Kecuali Kepala Sekolah harus tetap siaga disekolah. Sejatinya banyak urusan dokumen kependidikan yang terkadang harus dikerjakan.

“Misalnya ada yang mau dilegalisir, kalau tak ada di sekolah jadi rumit. Artinya sekolah tidak tutup. Urusan administrasi tetap berjalan,” tuturnya.

Ia mengimbau kepada orangtua harus tetap mengawasi anak-anaknya. Sehingga pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di Kota Batam bisa terlaksana efektif.(dkh)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY